Wednesday, June 1, 2011

A Promise

janji . promise . belofte . premtim . lubadus . pangako . promesse . versprechen .

akhirnya setelah sekian lama, aku kembali menulis di halaman blog ini. alasan pertama karena sudah tidak ada tempat cerita, jadi ya menulis saja. alasan kedua karena aku berpikir aku harus menuangkan sedikit isi hatiku pada orang lain (walau mungkin ga ada yang baca blog ini).

tiba-tiba muncul lagi kata 'janji' dalam benakku. sebuah janji ketika aku masih bersamanya, tepatnya ketika aku masih bisa berkata "kamu milikku". janji yang begitu indah terucap dari hati manusia untuk saling menjaga dan memiliki sampai akhir hayat.
tapi sepertinya waktu tak kenal toleransi , ia terus mengikis pondasi cinta itu melalui jarak yang begitu panjang dan terjal. aku pikir aku mampu, salah... aku pikir kami mampu. ternyata salah juga... hati dan pikiranmu tidak sekuat fisikmu yang mampu menahan rasa kantuk berhari-hari demi sebuah maket. aku tau sayangmu begitu besar, aku tau pengorbananmu begitu banyak, aku tau... aku tau kamu butuh aku di sampingmu. tapi taukah kamu, aku pun butuh kamu yang setia menunggu dan menyemangatiku?

kini sudah terlambat, amat terlambat untuk kata 'maaf'. dari siapapun kata itu terlontar, hanya sebagai ucapan yang tak membuahkan hasil.
maaf bukan awal selesainya masalah. bukan juga akhir dari masalah. maaf menandakan sebuah proses, dimana orang yang melontarkan kata itu telah mencoba membenahi diri.
namun ketika maaf itu ditepis dan dibuang begitu jauh dari hadapan, pembenahan diri itu gagal total! menjadi terasingkan dalam keadaan gelap gulita dan kesendirian yang begitu dalam.

air mata boleh jatuh, tapi kakiku kan tetap melangkah. air mata boleh berceceran, tapi prestasiku kan tetap meningkat. awan boleh mendung segelap-gelapnya, hujan boleh turun sederas-deraasnya, guruh boleh menggelegar sehebat-hebatnya. aku tidak takut tuk terus melangkah!
sendiri bukan berarti kesepian. sendiri bukan berarti tak ada teman. sendiri bukan berarti aku tak mampu jika tak bersamamu...
sendiri berarti aku menepati janji ku, janji kami...

sampai saatnya cahaya terang itu muncul kembali...aku akan setia pada janjiku, janji kami...

No comments:

Post a Comment